- Warga Garut geger lantaran menemukan daun gelombang cinta yang mirip wajah manusia. Daun tersebut kini jadi tontonan warga Daun gel...

Cerita Warga Garut Soal Daun yang Mirip Wajah Manusia



 - Warga Garut geger lantaran menemukan daun gelombang cinta yang mirip wajah manusia. Daun tersebut kini jadi tontonan warga

Daun gelombang cinta yang mirip wajah manusia itu kepunyaan Nurlia Sukmawati alias Enung. Warga Kampung Jayaraga, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul.

Detikcom berbincang dengan Tini (56), orang tua Enung yang juga tinggal di lokasi, Rabu (1/5/2019). Menurut Tini, bagian mirip wajah manusia itu pertamakali ditemukan pada Selasa (16/4) malam.

"Anak saya pulang kerja, pas waktu mau masuk ke rumah dia gak sengaja lihat daun itu kok seperti ada foto wajahnya," ujar Tini.

Enung langsung histeris saat lihat wajah manusia di daun itu. Ia langsung melapor pada Tini. Setelah itu, warga ramai-ramai mendatangi rumah Tini dan melihat daun itu.

"Ternyata benar kalau dilihat mirip-mirip muka," katanya.



Sejak saat itu, daun berwajah manusia milik Enung jadi perbincangan warga sekampung. Warga dari pelosok kampung setiap harinya berdatangan melihat daun itu.

Tini mengatakan, keluarganya mempersilakan masyarakat untuk melihat dan tidak memintai uang pada pengunjung.

"Kadang-kadang ibu-ibu pengajian suka pengen lihat. Ya silakan aja, karena saya pikir gak ada yang aneh kan itu daun kering saja," ungkap Tini.

Sementara itu, Ismi Lindawati (21), warga setempat mengatakan, ia mengaku terkejut dengan adanya daun itu. Ia mengaku heran karena fenomena itu baru pertamakali dilihatnya.

"Aneh sih lihatnya mirip wajah. Tapi itu daun kering aja biasa," ujar Ismi kepada detikcom di tempat yang sama.

Sumber : Detik.com

 - Bocah berusia 10 tahun asal China secara kebetulan menemukan sarang telur dinosaurus yang telah menjadi fosil saat dia sedang mencari...

Bocah 10 Tahun Temukan 11 Telur Dinosaurus Saat Main di Pinggir Sungai



 - Bocah berusia 10 tahun asal China secara kebetulan menemukan sarang telur dinosaurus yang telah menjadi fosil saat dia sedang mencari benda untuk memecahkan beberapa buah kenari.

Awalnya, bocah bernama Zhang Yangzhe ini melihat "batu aneh" di tanah ketika dia bermain di Sungai Dong di Heyuan, Provinsi Guangdong.

Dia memperhatikan bagaimana batu itu memiliki lingkaran-lingkaran di permukaannya. Ia pun menunjukkan hal tersebut kepada ibunya.



Menurut Lad Bible, bocah itu awalnya mengira lingkaran aneh di atas batu itu adalah semen.

Namun kemudian disadari bahwa permukaan tersebut tampak persis seperti pola pada cangkang telur dinosaurus.

Zhang sendiri memang sangat tertarik pada sains dan dinosaurus. Dia sebelumnya pernah melihat fosil dinosaurus di museum, yang membuatnya familiar dengan temuan tersebut.

“Aku telah mempelajari pengetahuan ini dalam buku-buku dan di pelajaran sekolahku. Aku telah melihatnya di museum. Telur dinosaurus yang berbeda memiliki bentuk berbeda juga. ”



Sang ibu, Li, kemudian memutuskan memanggil pihak berwenang untuk memeriksa situs tersebut.

Para ahli dari Heyuan Dinosaur Museum mengkonfirmasi bahwa "batu" itu memang sarang dari sebelas telur dinosaurus dan segera menggali situs tersebut. Panjang telur-telur itu sekitar 9cm.

Setelah menggali dan menyelidiki, telah dikonfirmasi bahwa telur-telur dinosaurus itu berasal dari periode Cretaceous (tepat sebelum dinosaurus punah). Ini berarti sarang telur tersebut telah berumur 66 juta tahun.



Heyuan sendiri disebut sebagai "rumah dinosaurus" di China. Sebab, di kota tersebut selama ini telah ditemukan sebanyak 43 fosil telur purba.

Museum Dinosaurus Heyuan mengklaim bahwa mereka memiliki lebih dari 10.000 telur, yang menjadikannya tempat dengan koleksi telur dinosaurus terbanyak di seluruh dunia.

Kecantikan Angelica Kenova yang alami, dijuluki sebagai Barbie Rusia.  - Orangtua pasti ingin melindungi anak yang disayanginya dari b...

Pilu! Model Ini Ungkap Susahnya Jadi Wanita Secantik Barbie



Kecantikan Angelica Kenova yang alami, dijuluki sebagai Barbie Rusia.

 - Orangtua pasti ingin melindungi anak yang disayanginya dari berbagai macam bahaya. Jadi mungkin wajar saja jika orangtua kita terkesan cerewet terhadap beberapa hal. Itu karena mereka menyayangi anaknya dan takut anaknya dapat terluka.

Namun seorang model di Rusia sangat dikekang oleh orangtuanya selama 26 tahun. Ia bahkan dilarang untuk pergi keluar rumah! Hal ini karena orangtua wanita tersebut khawatir hal buruk akan terjadi padanya akibat wajahnya yang terlalu cantik. Wah ada-ada saja, ya?

Gadis bernama Angelica Kenova ini memiliki paras cantik seperti boneka Barbie. Wajahnya tersebut membuatnya terkenal dan menjadikannya publik figur di Rusia. Namun dibalik ketenarannya, ia menyimpan masa lalu yang pilu. Sama seperti julukannya, ia diperlakukan sebagai “boneka Barbie” oleh orangtuanya.



Dilansir dari Suara.com, Angelica dibesarkan dan diberikan kehidupan yang berbeda dengan gadis lain pada umumnya. Ia diperlakukan bagai seorang putri raja. Orangtuanya sangat protektif terhadap anaknya karena kecantikan wajahnya yang di atas rata-rata.

Ia dilarang untuk keluar dari rumahnya. Bahkan orangtua Angelica menyewa pengawal pribadi untuk menjaga Angelica jika ia harus berpergian keluar rumah. Wah, terlalu cantik seperti itu tidak enak juga, ya?

Angelica sering merasa bosan terutama ketika usianya beranjak dewasa. Ia sangat berharap dapat pergi keluar rumah dengan bebas dan tanpa pengawalan.



“Ibu dan ayah telah mengurung saya di sebuah 'istana kaca' sepanjang hidup saya, tetapi suatu hari mudah-mudahan saya dapat bebas dan hidup mandiri," kata Angelica.

Perempuan berusia 26 tahun itu tidak diizinkan untuk berpacaran dengan pria sembarangan. Bahkan jika Angelica berkencan, ibunya akan memesan meja di dekat meja anaknya.

“Orang tuaku memanggilku dengan sebutan ‘tuan puteri’. Mereka selalu membelikanku mainan yang bagus. Mereka mengirimkanku pada sekolah terbaik dan melindungiku dari berbagai macam masalah. Kalian dapat mengatakan bahwa mereka memberikanku perhatian yang terlalu banyak. Aku tidak dapat melakukan sesuatu tanpa izin dari mereka,” tambah Angelica.



Ibunya sangat menyukai kecantikan, rambut pirang ikal, wajah yang lucu dan pakaian yang indah. Akibatnya, ibunya terinspirasi untuk menjadikan Angelica seperti ‘obsesi’ ibunya. Bahkan ketika remaja, orangtuanya menyewa pengajar profesional untuk program kecantikannya.

Angelica sendiri mengaku ia tak pernah bermimpi menjadi ‘boneka hidup’. Ia merasa ketenarannya sekarang adalah hasil dari kerja keras orangtuanya. Orangtua Angelica sangat bangga dengannya dan mendukung pekerjaannya sebagai model.



"Sejak kecil, orangtuaku selalu mendandaniku seperti boneka Barbie dan aku cukup bangga dengan identitasku saat ini. Barbie adalah boneka yang disukai banyak gadis di dunia," ujar Angelica.

Ia mengaku tidak pernah melakukan operasi plastik karena ia menganggap hanya orang yang memiliki cacat berat saja yang melakukan operasi tersebut.

Kini Angelica sangat aktif di akun Instagram-nya, @russian_barbie, dan sering mengunggah foto dengan gaya Barbie, sesuai dengan ciri khasnya. Ia berharap suatu hari ia dapat terbebas dari ‘istana kaca’ orangtuanya dan dapat menjalani hidup bebas seperti orang-orang pada umumnya.

 Kini, berwisata ke luar negeri atau dalam negeri kini semakin penting. Tak hanya untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga, tapi ...

Suka Liburan ke Luar Negeri? Waspada 3 Kejahatan Siber Ini



 Kini, berwisata ke luar negeri atau dalam negeri kini semakin penting. Tak hanya untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga, tapi juga untuk kepentingan bisnis bersama kolega kantor.

Meski pergi jauh, para pelancong membutuhkan internet untuk dapat menghubungi keluarga dan kerabat yang jauh, agar bisa meng-update pekerjaan di sela-sela perjalanan.

Kebutuhan internet ini semakin tidak bisa dipisahkan dengan kegiatan berwisata. Internet sangat dibutuhkan, sesederhana mencari alamat hotel untuk ditinggali serta jalur transportasi yang akan dilalui menuju tempat wisata.

Ketergantungan terhadap internet saat di luar negeri terkadang membuat para pelancong sembarang menghubungkan perangkat pribadinya ke jaringan publik yang muncul saat koneksi WiFi-nya.

Namun, banyak yang belum sadar sepenuhnya bahaya yang dapat ditimbulkan jika terhubung dengan WiFi publik. Ada potensi ancaman kejahatan siber di sana.

Norton LifeLock Cyber Safety Insights Report 2018 menyebutkan, di 16 negara, lebih dari satu miliar orang dewasa menjadi korban kejahatan dunia maya.

Jumlah ini meningkat dari 800 juta orang pada tahun lalu. Hampir 2 dari 3 (64 persen) percaya bahwa mereka kemungkinan mengalami kejahatan dunia maya di tahun berikutnya.

Nah, potensi para pelancong menjadi korban kejahatan siber tinggi jika tersambung dengan WiFi publik atau dikenal dengan WiFi gratisan.

JavaMifi, vendor penyewaan modem WiFi saku, merangkum beberapa bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan WiFi publik selama di luar negeri.

1. Pencurian Identitas


Salah satu cara hacker mencuri data adalah menjadi penyedia WiFi palsu.

Baca Juga : PEMBURU ALIEN KLAIM NASA MEMOTRET BURUNG TERBANG DI MARS

Apabila ada perangkat yang terkoneksi dengan WiFi  tersebut, maka dapat dipastikan segala aktivitas browsing bisa dilihat oleh hacker.

Dan jika kita terhubung ke hotspot palsu, seluruh akses yang kita lakukan akan selalu melewati si hacker.

Akibatnya, seluruh trafik kita ditransfer dan aktivitasnya dapat dilacak secara teknis. Si hacker pun akhirnya memiliki data-data privasi kita dan keamanan data-data pribadi juga terancam digunakan untuk hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

2. Virus Menyebar


Bahaya ketika menggunakan WiFi publik selanjutnya adalah mudah terinfeksi virus, seperti malware.

Malware paling mudah menyebar melalui koneksi WiFi yang minim fitur keamanannya. Virus ini pun dapat mencuri file penting di dalam perangkat.

Selain itu, ada pula ransomware. Ini adalah jenis malware yang mampu mengambil alih kendali atas sebuah komputer dan mencegah penggunanya mengakses data hingga sejumlah tebusan harus dibayar.

Bila tebusannya tidak dibayar hingga waktu yang ditentukan, maka data akan dihapus secara permanen oleh si pembuat ransomware.

3. Pembajakan Media Sosial


Dengan menggunakan WiFi publik, para hacker bisa memindai dan memindahkan data (nama akun, password, dan nomor kartu kredit) dari perangkat pengguna ke perangkat para hacker.

Selain sangat berbahaya, hacker dapat menggunakan akun media sosial sebagai akses masuk ke situs-situs lain, yang memanfaatkan login menggunakan akun media sosial pengguna untuk masuk dan mencuri data pribadi lainnya.

Hacker juga dapat menipu orang-orang terdekat dengan mengaku sebagai Anda.

 Pemburu alien yang juga ahli teori konspirasi UFO, Scott C. Waring mengklaim bahwa lembaga antariksa Amerika Serikat atau NASA telah me...

Pemburu Alien Klaim NASA Memotret Burung Terbang di Mars



 Pemburu alien yang juga ahli teori konspirasi UFO, Scott C. Waring mengklaim bahwa lembaga antariksa Amerika Serikat atau NASA telah memotret hal yang tak terduga, yakni burung sedang terbang di Mars. Gambar tersebut diambil dengan Curiosity Rover, penjelajah Mars milik NASA.

"Burung terbang di Mars ini ditemukan oleh Marcelo Irazusta, dia benar-benar menemukan seekor burung yang terbang melintasi permukaan Mars yang ditangkap minggu lalu oleh Mars Rover," tulis Waring melalui laman blog-nya, seperti dilansir , akhir pekan lalu.

NASA telah menjelajahi Gale Crater di Mars sejak 2012 melalui mesin penjelajahnya yang seukuran mobil. Misi komprehensif itu untuk memeriksa iklim Mars yang tampak kering dan geologinya.

Bahkan, misi tersebut bertujuan untuk menilai apakah bentuk mikroba kehidupan alien pernah ada di Planet Merah. Sekarang penganut teori konspirasi UFO percaya bahwa NASA telah mendapatkan gambar seekor burung terbang di salah satu foto Planet Merah.

"Ini memang tidak mungkin, tapi itu ada,  ditangkap dalam sebuah foto di situs web NASA. Curiosity Rover memiliki penundaan 13 menit saat mereka menekan tombol di Bumi hingga penjelajah waktu mendapatkannya," kata Waring.

Yang disebut Waring dalam gambar tersebut adalah penampakan yang tidak lebih dari bintik hitam yang muncul di langit luas. Foto itu foto hitam putih yang diambil pada Sol 2446, Juni 2018..

Jadi, Waring melanjutkan, jika benar yang di gambar itu adalah burung besar, meskipun diambil secara tidak sengaja, mungkin tidak lama berada di daerah itu. Menurutnya, itu bisa jadi UFO, karena alien suka menggunakan alam untuk menginspirasi struktur kendaraannya.

"Sepertinya elang yang sedang terbang. Jika ini benar, itu bisa berarti satu dari dua hal," tutur Waring. "Entah hewan ada di Mars atau, saya benci ide ini, tapi perlu dipertimbangkan, mungkin tidak di Mars, tapi di pulau Devon di Kanada."

Devon adalah daerah pulau terpencil dengan hanya segelintir orang dan NASA telah berkali-kali ke sana untuk menguji penemuan di lingkungan yang mirip dengan Mars. Pulau Devon adalah pulau tak berpenghuni terbesar di dunia yang dipilih NASA untuk menguji teknologi eksplorasi Mars.

Pulau Devon juga memiliki iklim keras yang mirip dengan kondisi lingkungan di Mars dan planet lain. NASA belum memberikan keterangan tentang alien burung di Mars ini.

Jutawan Rusia Danai Pencarian Alien di 1.300 Bintang, Hasilnya?


Sebuah penelitian mencari kehidupan di luar Bumi, yang paling komprehensif, tidak menemukan adanya Alien di 1.327 bintang terdekat dengan kita.

"Jelas tidak ada yang mencolok di sana," kata Danny Price, seorang ahli astrofisika di University of California, Berkeley, dan penulis utama sebuah makalah tentang hasil penelitian yang diterbitkan dalam The Astrophysical Journal.

 "Tidak ada peradaban yang luar biasa maju yang mencoba menghubungi kami dengan pemancar yang sangat kuat," katanya kepada Live Science.

Sementara tim tidak menemukan apa pun kali ini, Price mengatakan bahwa mungkin ada banyak penjelasan tentang kurangnya sinyal alien. Mungkin pencarian dilakukan pada frekuensi yang salah, atau sinyal itu tidak muncul akibat gangguan radio dari Bumi.

"Dalam banyak hal, SETI (pencarian makhluk cerdas luar angkasa) adalah sedikit cermin pada diri kita dan teknologi kita sendiri dan pemahaman kita tentang fisika," kata Price.

Pencarian dilakukan sebagai bagian dari inisiatif Breakthrough Listen, upaya 10 tahun berbiayai $ 100 juta yang didanai oleh miliarder Rusia Yuri Milner.

Penelitian ini bertujuan untuk memindai langit untuk mencari  transmisi atau bukti lain yang dibuat oleh makhluk di dunia lain. Inisiatif ini, yang dimulai pada 2015, bergantung pada dua teleskop paling kuat di dunia - teleskop Robert C Byrd Green Bank berdiameter 100 meter di Virginia Barat dan Parkes Telescope berdiameter 64 m di New South Wales, Australia, untuk menguping komunikasi alien.

Dalam rilis data terbaru mereka, para peneliti menganalisis 1 petabyte (atau 1 juta gigabyte) data di radio dan panjang gelombang optik, melihat lebih dari seribu bintang berjarak 160 tahun cahaya Bumi. Beberapa ribu sinyal menarik muncul selama pencarian, meskipun semuanya ternyata berasal dari sumber-sumber di dunia, seperti satelit buatan manusia.

Seluruh katalog informasi raksasa akan tersedia untuk umum di Arsip Data Terbuka Breakthrough, menjadikannya publikasi terbesar data SETI dalam sejarah bidang ini.

Jason Wright, seorang astrofisikawan di Pennsylvania State University yang tidak terlibat dalam penelitian itu, mengatakan kepada Live Science bahwa dia terkesan dengan komitmen para peneliti untuk merilis data mereka kepada publik.

"Siapa pun yang berpikir tim mungkin telah melewatkan sesuatu dapat memeriksa hasilnya dan melihat sendiri," katanya.

Wright sebelumnya telah menghitung bahwa semua pencarian SETI dilakukan hingga saat ini untuk menyisir setara dengan air di bak mandi dibandingkan air di semua lautan planet kita.

Price optimis bahwa di masa depan timnya akan dapat memberikan batasan yang lebih ketat pada prevalensi kehidupan di alam semesta. Para peneliti bermaksud untuk menggunakan teleskop MeerKAT  di Afrika Selatan untuk mengamati lebih dari satu juta bintang di lingkungan galaksi kita.

 Tembok Besar China adalah serangkaian tembok pertahanan yang mengelilingi Tiongkok. Dindingnya dibangun untuk melindungi Tiongkok kun...

Pakai 'Semen' Ketan, 7 Fakta Unik Tembok China yang Jarang Diketahui



 Tembok Besar China adalah serangkaian tembok pertahanan yang mengelilingi Tiongkok.

Dindingnya dibangun untuk melindungi Tiongkok kuno dari tetangga dan penjajah asing lainnya, yang sering menyerang kapan pun mereka mendapat kesempatan.

Konstruksi Tembok Besar China memakan waktu beberapa ratus tahun, di mana bagian terus ditambahkan ke dinding sampai mereka membentuk satu struktur berkelanjutan panjang.

Ada banyak fakta menarik tentang Tembok Besar China yang jarang diketahui oleh orang banyak, seperti dikutip dari Listverse, Rabu (24/7/2019).

1. Sempat Ingin Diubah Menjadi Tol


Pemerintah China pernah ingin mengubah tembok menjadi jalan raya. Ini terungkap dalam edisi Februari 1931 majalah sains Modern Mechanix.

Publikasi mengungkapkan bahwa pemerintah merenungkan rencana ini karena China tidak memiliki jenis jalan pada saat itu.

Tol menjadi kebutuhan utama bagi China saat itu, karena pemerintah tidak bisa mengangkut makanan ke daerah pedalaman di mana kemiskinan dan kekurangan makanan menyebabkan kelaparan.

Laporan juga menunjukkan bahwa pemerintah berencana untuk menggunakan jalan tersebut untuk mengangkut personel militer ke daerah pedalaman yang tidak dijaga ketat di mana para bandit menyerang.

Namun, rencana itu tidak pernah dirampungkan.

2. Rumor Terlihat dari Angkasa Luar


Dikatakan bahwa Tembok Besar Tiongkok terlihat dari luar angkasa, termasuk dari Bulan. Keduanya salah.

Menariknya, rumor itu sudah ada selama lebih dari dua abad sebelum Neil Armstrong dan kru Apollo 11 melakukan perjalanan ke Bulan.

Neil Armstrong mengalihkan pandangannya ke dinding ketika dia berlayar ke Bulan pada tahun 1969.

Dia mengonfirmasi bahwa struktur itu tidak terlihat dari sana. Astronaut Alan Bean dari Apollo 12 menambahkan, tembok dan semua benda lain di Bumi tidak terlihat dari Bulan.

Bean berkata bahwa yang dilihatnya hanyalah bola putih dengan warna biru, kuning, dan hijau. Astronot lain menambahkan bahwa tembok itu bisa terlihat dari orbit rendah tergantung pada kondisi cuaca di Bumi.

Namun, itu masih sulit dikenali. Beberapa proyek konstruksi lainnya lebih terlihat daripada tembok.

3. Masih Kalah Panjang dari Tembok Benin


Tembok Besar Tiongkok sering dianggap sebagai tembok terpanjang yang pernah dibangun. Nyatanya, tidak.

Dinding terpanjang (atau serangkaian dinding) yang pernah dibangun dan diperkirakan empat kali lebih panjang adalah Tembok Benin, Nigeria.

Mereka mengepung kota kuno Benin. Mereka dibangun untuk melindungi kota dari penjajah, dan beberapa bagian diperkuat dengan parit. Struktur itu sebenarnya adalah serangkaian dinding, seperti Tembok Besar China.

Tembok luar menutupi desa yang paling dekat dengan ibukota. Tembok lain mengelilingi desa itu, dan tembok itu berlanjut sampai penghalang mengelilingi 500 desa dan panjangnya mencapai 16.000 kilometer (9.900 mil).

Sejarawan berpikir, Tembok Benin membutuhkan 150 juta jam untuk diselesaikan, menjadikannya proyek konstruksi terbesar yang pernah dilakukan. Namun, degradasi yang terus-menerus dan kurangnya perawatan telah menyebabkan sebagian besar struktur hancur.

4. Tumbuhan di Dua Sisi Tembok Punya Genetika Berbeda


Ahli biologi tahu bahwa organisme hidup akan mulai memiliki sifat genetika berbeda saat mereka terpisah. Itu sering terjadi ketika beberapa penghalang alami muncul --misalnya, gunung atau gletser.

Namun, rintangan buatan seperti Tembok Besar China dapat menyebabkan organisme ini juga tumbuh beragam. Saat ini, tanaman di kedua sisi Tembok Besar telah menjadi berbeda secara genetika --menurut studi oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Hongya Gu dari Universitas Peking di Beijing.

Tim melakukan studi mereka di sekitar bagian di wilayah Juyongguan yang dibangun hanya enam abad yang lalu. Para peneliti mempelajari tiga kelompok tanaman di sekitar area tersebut.

Dua kelompok dipisahkan oleh dinding, dan yang ketiga dipartisi oleh jalur gunung. Mereka menemukan bahwa tanaman yang dibagi oleh tembok secara genetik lebih berbeda daripada yang dipisahkan oleh jalur gunung.

Menariknya, tanaman yang bergantung pada serangga untuk penyerbukan sering berbagi lebih banyak gen daripada tanaman yang bergantung pada angin. Ini karena lebih mudah bagi serangga untuk terbang di atas Tembok Besar China daripada bagi angin untuk meniup benih melewati penghalang.

5. Dibangun Pakai 'Semen' Ketan


Tembok Besar Tiongkok dibangun dengan beras. Ketan, sebenarnya. Namun, beras itu hanya digunakan di bagian-bagian yang dibangun oleh dinasti Ming, yang memerintah China antara 1368 dan 1644.

Mortar beras dibuat dengan mencampurkan beras ketan dengan jeruk nipis. Itu digunakan sebagai pengganti mortar biasa untuk menyatukan batu bata dan bahan konstruksi lainnya di dinding. Mortar beras sangat efektif sehingga masih menyatukan bagian-bagian dinding dengan kokoh hari ini.

Komposisi itu sangat efektif sehingga gulma tidak dapat tumbuh di antara batu bata seperti yang terjadi dengan bahan lainnya. Di tempat lain, bangunan lain, makam, dinding, dan pagoda yang dibangun dengan adukan semen lengket telah tahan terhadap beberapa peristiwa alam yang merusak termasuk gempa bumi.

Namun demikian, penggunaan beras dalam membangun tembok masih kontroversial pada saat itu. Itu bukan karena kekhawatiran tentang daya tahannya melainkan fakta bahwa para kaisar Ming sering menyita beras dari para petani Cina. Para kaisar menyita cukup beras untuk membuat mortar ketan dan memberi makan pekerja yang membangun tembok.

6. Pernah Dibobol Berkali-Kali


China selalu menjadi target yang menarik bagi tetangganya. Mereka memiliki lebih banyak uang dan makanan dan kondisi kehidupan yang lebih baik daripada mereka.

Namun, para tetangga sering memiliki militer yang kuat, yang sering mereka kumpulkan untuk menyerang dan menjarah Tiongkok.

Tiongkok mulai membangun Tembok Besar untuk mengusir penjajah ini. Namun, struktur itu gagal karena penjajah selalu masuk. Kebanyakan hanya berbaris sampai mereka mencapai ujung tembok. Kemudian mereka menyeberang ke China.

Beberapa, seperti Xiongnu, memusatkan pasukan mereka di salah satu gerbang tembok sampai jatuh. Yang lain, seperti orang barbar dan orang Mongol, hanya berjalan melalui bagian dinding yang telah runtuh karena kurangnya perawatan. Beginilah bagaimana Jenghis Khan Mongolia menyerbu dan menggulingkan kaisar Tiongkok.

7. Sempat Ingin Dirobohkan oleh Mao Zedong


Mao Zedong tak pernah menyukai tembok China tersebut. ia telah terang-terangan menentang keberadaannya saat dia masih berjuang melawan pemerintah China yang pada saat itu adalah Nasionalis.

Dia menganggap tembok itu sebagai peninggalan para penguasa feodal yang telah memerintah Tiongkok selama berabad-abad, jadi dia mengatakan kepada para petani untuk mengambil bagian dari struktur untuk membangun rumah mereka.

Ini menjadi lebih buruk ketika Ketua Mao mengalahkan pemerintah Nasionalis dan menguasai China. Petani terus menghancurkan dinding untuk membangun rumah mereka. Beberapa bahkan menggunakan sebagian struktur di pertanian mereka.

Dinding terus dirusak sampai Deng Xiaoping berkuasa. Xiaoping menghentikan penghancuran lebih lanjut dari dinding dan mulai memperbaikinya. Ironisnya, Ketua Mao pernah berkata, "Anda bukan pria sejati jika Anda belum memanjat Tembok Besar" meskipun ia benci akan hal itu.

 Saluran YouTubenya menjadi salah satu yang paling populer di negaranya. Orang-orang menjadikan YouTuber sebagai sebuah pekerjaan. Membu...

Bocah 6 Tahun Beli Rumah Mewah Rp106 M



 Saluran YouTubenya menjadi salah satu yang paling populer di negaranya. Orang-orang menjadikan YouTuber sebagai sebuah pekerjaan. Membuat konten di platform ini memberikan penghasilan yang menggiurkan.

Malah, ada yang bisa membeli mansion mewah dari banting tulang di YouTube. Seperti yang dilakukan oleh seorang video blogger cilik bernama Boram.

Dikutip dari World of Buzz, Jumat 26 Juli 2019, bocah berusia 6 tahun ini bisa membeli rumah mewah seharga 9 miliar won (Rp106,75 miliar).

Rumah ini dibeli di daerah Cheongdam-dong, Gangnam. Kawasan ini termasuk sebagai salah satu area termahal di Seoul, Korea Selatan.

Dari sertifikat rumah, diketahui bahwa keluarga Boram membeli properti seluas 258,3 meter persegi pada 3 April 2019.

Menariknya, rumah ini dibeli keluarga Boram setelah putri ciliknya populer di YouTube sejak setahun yang lalu.

Kok Bisa Populer?
Boram Youtuber


Boram menjadi bintang YouTube. Dia menyasar penonton anak-anak dengan konten aktivitas, review mainan, dan apa poun yang disukai oleh anak-anak.

Anak ini memegang dua saluran YouTube, yaitu Boram Tube Vlog dengan 17,6 juta pelanggan dan Boram Tube ToysReview dengan 13,6 juta pelanggan.

Kini, channel Boram menjadi salah satu yang terpopuler di Korea Selatan. Penontonnya mencapai 300 juta orabg.

Menurut Korea Herald, dua saluran ini diprediksi menggenjot pendapatan sekitar US$3,1 juta (Rp43,44 miliar) per bulan.

Dapat Rp2 Miliar Hasil Game Online, Bocah 14 Tahun Bingung Menyimpannya
Griffin Spikoski Youtuber


Kamu mungkin tidak pernah mendengar nama Griffin Spikoski. Tapi, kalau kamu pemain Fortnite, nama “ Sceptic” tentu tak asing lagi.

Dikutip dari Mashable, Selasa 9 April 2019, Spikoski merupakan remaja berusia 14 tahun. Meskipun terbilang belia, remaja New York, Amerika Serikat, ini telah menghasilkan uang US$200 ribu atau sekitar Rp2,83 miliar tahun lalu.

Mau tahu darimana Spikoski mendapat uang? Tentu saja dari hobinya bermain game online.

Nama Spikoski melesat setelah mengunggah video melawan elite Fortnite, Tfue. Video ini telah menyedot 7,5 juta penonton.

Remaja itu juga mengumpulkan pundi-pundi uang berkat 1,2 juta follower. Spikoski mendedikasikan akunnya di platform Twitch untuk streaming secara teratur.

Uangnya di Tangan yang Tepat

Setelah mendapatkan uang miliaran rupiah itu, Spikoski berencana menabung penghasilannya pada berbagai produk investasi. Dia masih bimbang menyimpan uang di tabungan, properti, atau investasi.

Dia memilih menyimpan uang karena tahu bahwa penggemar game online yang dimainkannya hanya bersifat sementara.

Uangnya juga berada di tangan yang tepat. Orang tuanya yang mendukung Spikoski, mencarikan perencana keuangan untuk Spikoski. (Sah)

Kecil-kecil Cabe Rawit, Masih Bocah Punya Duit Rp149 Miliar
Ryan Youtuber


Bocah 6 tahun bernama Ryan mampu menghasilkan uang mencapai US$11 juta, setara Rp149 miliar. Dia dinobatkan sebagai YouTuber terkaya 2017 versi majalah Forbes.

Dikutip dari Business Insider, Ryan adalah pembawa acara pada channel Youtube, Ryan ToysRevie. Saluran ini terkenal karena kerap mengunggah video tentang review mainan.

Ryan mulai menjadi seorang Youtuber sejak tahun 2015 saat berusia 4 tahun. Bocah yang gemar mengulas mainan ini sempat meminta orangtuanya untuk menampilkan ulasannya di YouTube.

Orangtuanya menuruti kemauan sang anak dan segera membuatkan saluran YouYube khusus untuk Ryan.

Review Mainan

Video pertama Ryan yang diunggah adalah Giant Egg Surprise yang memuat 100 mainan dari seri “ Cars”, film kartun besutan rumah produksi Pixar. Video itu sudah ditonton sebanyak 800 juta kali.

Saluran Youtube ini banyak mengulas mainan baru dan produk makanan untuk anak-anak. Tentunya, di video itu ada keceriaan dan komentar Ryan yang dipandu oleh orangtuanya.

Kini Ryan tengah menikmati hasil jerih payahnya. Menjadi miliarder di usia masih sangat muda.

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive